NEWS

Showcase of Gamma

Menakar Dampak Tarif Trump ke Kinerja Ekspor Baja-Alumunium RI

Bisnis.com, JAKARTA — Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menaikkan tarif impor baja dan alumunium menjadi sebesar 50% memicu kekhawatiran terhadap kinerja industri di dalam negeri. Trump telah menandatangani perintah untuk menaikkan tarif baja dan alumunium menjadi 50% dari yang awalnya 25% mulai 4 Juni 2025. Langkah ini sebagai tindak lanjut dari janji untuk meningkatkan pajak impor guna membantu produsen dalam negeri.

Industri pengerjaan logam sebut tarif baja Trump momen perluas pasar

Jakarta (ANTARA) - Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma) menyatakan tarif importasi baja yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke angka 50 persen, menjadi momen untuk memperluas pasar ekspor untuk baja berkekuatan tinggi (high alloy steel). "Kita harapkan sebetulnya yang produsen-produsen baja berkekuatan tinggi itu mungkin akan mencari pasar yang lebih kompetitif dibandingkan dia menjual ke Amerika Serikat," kata Ketua Umum Gamma Dadang Asikin ditemui usai pembukaan International Industrial Week (IIW) di Jakarta, Rabu.

GAMMA: Lindungi Industri Dalam Negeri dari Serbuan Produk Impor

Kampiunnews | Jakarta – Kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius bagi perekonomian Indonesia. Pengenaan tarif tambahan terhadap produk ekspor asal Indonesia dapat melemahkan daya saing industri nasional di pasar global, khususnya Amerika Serikat, yang selama ini menjadi mitra dagang strategis.

Berebut Kue Pasar AS Kala Perang Dagang, Vietnam vs RI Siapa Juara?

Bisnis.com, JAKARTA 17 Maret 2025 – Amerika Serikat (AS) kini menjadi pasar memikat bagi sejumlah negara, tak terkecuali Indonesia, kala kebijakan tarif tinggi Presiden AS Donald Trump mulai diberlakukan untuk produk asal China, Meksiko, dan Kanada. Indonesia memang mencatatkan surplus neraca perdagangan ke AS dalam beberapa tahun terakhir. Kendati demikian, posisi Indonesia dalam defisit perdagangan AS masih kalah jauh dari Vietnam, maupun negara Asean lain. Surplus dagang Vietnam ke AS mencapai US$129,4 miliar atau masuk dalam top 3 negara asal defisit perdagangan AS tahun 2024. Sementara, Indonesia harus legowo di peringkat 15. Posisi itu juga masih kalah dibandingkan negara Asean lainnya seperti Thailand (US$48,3 miliar) dan Malaysia (US$26,1 miliar).

2025 Penuh Tantangan, Investasi Logam Dasar Bisa Sokong Manufaktur?

Jakarta, CNBC Indonesia - Investasi di sektor logam dasar tercatat meningkat signifikan hingga Rp 178,04 Triliun pada periode Januari-Septembr 2024. Hal inipun menjadi kontributor besar dalam realisasi investasi nasional.

Penerapan Pajak Minimum Global: Pelaku Industri Was-Was Investor Asing Tak Minat ke RI

Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia alias Gamma takut para investor asing tidak berminat menanamkan modalnya ke Tanah Air usai pemerintah berencana menerapkan pajak minimum global 15% untuk perusahaan multinasional.

KDEI Taipei Hadiri Pembukaan THS dan IMT 2024, Paviliun Indonesia Raih Apresiasi

Taipei, 23 Oktober 2024 : Kepala KDEI Taipei menghadiri upacara pembukaan Taiwan Hardware Show (THS) dan International Metal Technology (IMT) yang berlangsung dari tanggal 23 hingga 25 Oktober 2024 di Nangang Exhibition Center Hall 2, Taipei. Paviliun Indonesia yang didirikan dalam pameran ini menjadi sorotan dengan diisi oleh empat perusahaan terkemuka, yaitu PT. Peroni Karya Sentra, PT. Bumi Cahaya Unggul, PT. Gisma Cipta Sukses, dan PT. Cheil Abrasive Indonesia. Selain itu, empat asosiasi industri, seperti AIPSI, GAMMA, ASIMPI, dan APLINDO, juga turut serta dalam mempromosikan potensi industri Indonesia.

Banjir Investasi Logam Dasar, Manufaktur Siap Tadah Berkah

Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma) meyakini tumbuhnya investasi industri logam dasar, barang dari logam, bukan mesin dan peralatannya dapat mendorong produktivitas industri turunan.

AmCham Update Vol. 5 #79

Some businesses are continuing to feel negative fallout from Ministry of Trade Regulation 8/2024. The Association of Indonesian Metalworking and Machinery Companies (Gamma), for example, said that its members are having difficulty importing raw materials for foundries and spare parts.

Produsen Mesin Manufaktur Resah Pasokan Bahan Baku Seret Imbas Lartas Impor

Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma) mulai mengeluhkan inkonsistensi regulasi impor yang berdampak pada keterbatasan bahan baku untuk perakitan mesin dalam negeri. Chairman of Gamma Dadang Asikin mengatakan, dampak tersebut mulai dirasakan oleh produsen mesin pertanian (Alsintani), mesin perkakas (Asimpi), hingga mesin pengecor logam (Aplindo).

Pengusaha Yakin Sektor Manufaktur Masih Tumbuh di Tengah Pergantian Presiden

Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam Indonesia (Gamma) Dadang Asikin, optimistis industri manufaktur Tanah Air masih tetap akan tumbuh sesuai target yang dibidik Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebesar 5,8 persen tahun ini. Salah satu pendorongnya adalah masuknya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menurutnya akan mengerek minat investor untuk menggelontorkan modal di Tanah Air.....

Konflik Iran vs Israel Berpotensi Bikin Impor Mesin Tersendat

Impor permesinan berpotensi mengalami kendala logistik hingga terhambatnya operasional produksi akibat eskalasi konflik Iran vs Israel. Rantai pasok industri manufaktur pun terancam terganggu. Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA) Dadang Asikin mengatakan dampak utama konflik ke RI yakni gangguan rantai pasok industri terutama jalur transportasi yang menggunakan Terusan Suez untuk lalu lintas transaksi produk komoditas...

Pengusaha Dorong Kemenperin Buka Data Pemanfaatan Harga Gas Murah (HGBT)

Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin (GAMMA) ikut mendorong Kementerian Perindustrian untuk membuka data pemanfaatan harga gas bumi tertentu (HGBT) serta efek domino dari industri pengguna. Chairman of GAMMA Dadang Asikin mengatakan, transparansi data serapan gas murah ke industri akan membuktikan besarnya potensi penerimaan negara dari tujuh sektor industri. "Kompensasi potensi penerimaan negara dari gas dibanding dengan efek domino dari pemanfaatan HGBT, apakah ada data dan hitungannya? Itu yang perlu di kaji dan dijelaskan oleh Kemenperin...

Impor Barang Modal 2023 Naik 7,78%, Produsen Logam Tunggu Berkah

Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA) menadah berkah pertumbuhan kinerja industri pengolahan yang mendorong kebutuhan logam dan mesin dalam negeri. Dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan impor barang modal secara kumulatif naik 7,78% menjadi US$39,18 miliar sepanjang Januari-Desember 2023, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$36,35 miliar...

PELUANG TUMBUH KENCANG INDUSTRI LOGAM MESIN

Industri logam mesin diproyeksikan melanjutkan pertumbuhan di Tahun Naga Kayu, seiring dengan tren ekspansi manufaktur. Namun, masalah pasokan bahan baku perlu menjadi perhatian.
Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA) optimistis kinerja industri logam mesin akan melanjutkan pertumbuhan positif ditopang tren ekspansi manufaktur. Chairman of GAMMA Dadang Asikin mengatakan...

GAMMA Buka Peluang Kerja Sama dengan Industri Cina di Acara Pameran China Machinery and Electronic Brand Show (Indonesia)

Ir. A. Djoko Wiyono, MSC, Ketua Bidang Kebijakan Dan Kerjasama Antar Lembaga Gabungan Industri Pengerjaan Logam Dan Mesin Indonesia (GAMMA), berbicara dengan awak media dalam acara pembukaan Pameran China Machinery and Electronic Brand Show (Indonesia) yang diselenggarakan oleh China Chamber of Commerce untuk Impor dan Ekspor Produk Mesin dan Elektronika (CCCME) di Jakarta International Expo Center pada 2 November 2023...

Gelar Manufacturing Indonesia 2022, Pamerindo Berharap Ciptakan Iklim Investasi

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur meningkat pada kuartal III-2022. Menurut data Prompt Manufacturing Index-Bank Indonesia (PMI-BI), industri manufaktur naik sebesar 53,71% pada kuartal III-2022 atau lebih tinggi dari 53,61% pada kuartal II-2022. Peningkatan PMI-BI pada kuartal-III didorong oleh komponen pembentuknya, terutama volume produksi, volume persediaan barang jadi, dan total jumlah karyawan...